Pesan Kemerdekaan Bunda Eva: Lanjutkan Perjuangan Lewat Kerja Nyata
Bandarlampung, Fajarsumatera.co.id – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan berkontribusi lewat kerja nyata sesuai peran masing-masing.
Menurut sosok yang akrab disapa Bunda Eva ini, kemerdekaan yang diwariskan oleh para pejuang harus diisi dengan kolaborasi demi kemajuan bangsa.
“Alhamdulillah, para pejuang kita telah mewariskan kemerdekaan yang luar biasa. Kini, giliran kita yang mengisi kemerdekaan ini sesuai porsi masing-masing. Saya yakin, jika kita semua bergerak bersama, keberhasilan Indonesia akan menjadi makin luar biasa ke depannya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Eva juga menyoroti sejumlah program prioritas yang dicanangkan oleh Presiden RI. Dua di antaranya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif pemerintah pusat tersebut dan berharap bisa segera mengimplementasikannya. Meski demikian, Bunda Eva tak menampik adanya kendala teknis di daerahnya.
Untuk membangun Sekolah Rakyat berkonsep asrama sesuai arahan pusat, dibutuhkan lahan minimal seluas 7 hektare. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi wilayah Kota Bandar Lampung.
“Terkait program MBG dan Sekolah Rakyat yang digagas Pak Presiden, kita doakan agar Bandar Lampung bisa segera mewujudkannya, walaupun saat ini kita belum bisa memenuhi syarat lahan 7 hektare untuk model asrama,” jelasnya.
Meski pembangunan fisik Sekolah Rakyat berasrama belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat, Bunda Eva menegaskan bahwa esensi dari program tersebut sejatinya sudah berjalan di Bandar Lampung melalui program Beasiswa Lintas Jenjang (Biling).
Program Biling ini secara khusus menyasar pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Melalui program ini, Pemkot Bandar Lampung memberikan dukungan penuh berupa fasilitas pendidikan gratis yang komprehensif.
Adapun fasilitas yang diterima siswa melalui program Biling meliputi, tas sekolah gratis, dua setel seragam sekolah, dua pasang sepatu.
“Karena wilayah kita tidak memiliki lahan yang cukup besar untuk Sekolah Rakyat berasrama, kita sudah menyiasatinya dengan Biling. Esensinya sama, kita sudah berikan fasilitas dari tas, seragam dua setel, hingga sepatu secara gratis untuk siswa SD dan SMP,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Wali Kota Bandar Lampung tetap menunjukkan optimisme agar kotanya dapat terus bersinergi dengan program-program nasional.
“Meski saat ini belum bisa membangun asrama seluas 7 hektare, insyaallah, kita yakin dan bismillah saja,” tutupnya. (*)
