Api Melahap Indomaret Blambangan Umpu, Damkar Way Kanan Dinilai Lambat
PENUTUR.INFO, Way Kanan – Kebakaran hebat melanda Indomaret yang terletak di KM 2 Kelurahan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, pada Jum’at, 23 Januari 2026, sekitar pukul 14.45 WIB, Api yang dengan cepat membesar menghanguskan seluruh isi bangunan hingga ludes tak tersisa, sabtu (24/01/2026).
Menurut keterangan salah satu warga di lokasi kejadian, kebakaran semakin sulit dikendalikan akibat minimnya tindakan cepat dari petugas pemadam kebakaran, ditambah keterbatasan armada yang diterjunkan, padahal indomaret tersebut terletak di pinggir jalan utama yang cukup mudah terjangkau tepatnya di depan gerbang Pemda Way Kanan.
Dalam proses pemadaman, mobil pemadam diketahui harus melakukan pengisian air hingga lima kali, sehingga terjadi jeda panjang yang membuat api terus membesar.
Ironisnya, di tengah kondisi tersebut, dua anggota Kodim setempat bernama Ruslan dan Res justru terlihat aktif membantu proses pemadaman, termasuk membantu evakuasi dan upaya penyelamatan di sekitar lokasi kebakaran.
Salah satu warga berinisial PR (45) mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak Damkar Way Kanan dimana penanganan kebakaran tersebut terkesan minim keahlian dan fasilitas.
“Petugas damkar datang, tapi kelihatan kewalahan. Air cepat habis, bolak-balik isi ulang. Justru anggota Kodim Pak Ruslan dan Pak Res yang sigap bantu warga di lokasi,” ujar PR.
PR juga menyoroti kurangnya ketangkasan dan keahlian petugas pemadam kebakaran saat menghadapi kebakaran yang terus membesar. Menurutnya, jika penanganan dilakukan lebih cepat dan profesional, kebakaran tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan.
Yang menjadi sorotan tajam masyarakat, lokasi kebakaran sangat dekat dengan Komplek Pemerintah Daerah (Pemda) Way Kanan, namun tidak diimbangi dengan kesiapan sarana dan sumber daya penanggulangan bencana.
“Ini dekat pusat pemerintahan, tapi armada damkar minim, petugas juga terlihat kurang terlatih. Ada apa dengan mobil-mobil Damkar Way Kanan?” lanjut PR.
Sementara itu di lain sisi petugas damkar yang sempat di wawancarai seusai kejadian tersebut mengatakan dilokasi kejadian.
“Armada kami memang terbatas, saat ini hanya dua unit yang bisa turun ke lapangan,” ujar salah satu petugas Damkar yang enggan disebut namanya.
Petugas Damkar berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain, mengingat lokasi Indomaret berada di kawasan ramai dan berdekatan dengan fasilitas pemerintahan.
Setelah dilakukan upaya pemadaman selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam, meski seluruh isi gerai Indomaret dilaporkan hangus terbakar.
“Api berhasil kami jinakkan, namun isi toko tidak bisa diselamatkan,” ungkap petugas Damkar tersebut.
Peristiwa ini memicu desakan masyarakat agar Pemkab Way Kanan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penanggulangan kebakaran, mulai dari ketersediaan armada, pasokan air, hingga peningkatan pelatihan dan keahlian petugas, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Koraja
